Selasa, 21 Juni 2016

BP 4 Unique Activity di Malang

BUDIDAYA CACING DI SUKUN, MALANG




Budidaya cacing bagi sebagian orang dianggap sebelah mata. Tapi ditangan Pak Abdul Aziz Adam Maulida (39) cacing mempunyai nilai jual yang tinggi. Peternak cacing dari kelurahan sukun, kecamatan sukun, kota Malang Jawa timur
Pak Adam memulai bisnis budidaya cacing ini 18 Agustus 2010. Ketika itu, pak Adam memulai usaha beternak cacing. Awalnya sama sekali tidak terlintas di benak Adam mengenai usaha beternak cacing ini. Waktu itu, sarjana Teknik Industri tersebut memutuskan keluar dari perusahaan kertas terkemuka di Jawa Timur karena sesuatu hal.
Sejak saat itu, pak Adam memutuskan untuk beternak belut. Pada waktu itulah dia baru tahu kalau makanan belut adalah cacing. Selama sekitar setahun beternak belut, usaha pak Adam relatif gagal terus-menerus. pak Adam merasa telah gagal total. Saat itu yang tersisa hanya sekitar 6 kilogram cacing pakan belut.
Kertas dan besi bekas
Merasa gagal dalam bidang peternakan, Adam kemudian mencoba peruntungan lain. Dia berjualan kertas dan besi-besi bekas. Namun, 6 kilogram cacing sisa makanan belut yang dimilikinya tetap dia pelihara.
Bagi pak Adam, cacing-cacing itu adalah makhluk hidup sehingga harus dipelihara dan diberi makan apa pun kondisinya saat itu. Tak disangka, cacing yang semula hanya dipelihara tanpa tujuan tersebut justru terus berkembang.
Pada Agustus 2010 pula pak Adam mencoba menyetor cacing ke pemancingan yang ada di sekitar rumahnya. Rupanya cacing-cacing itu laku dijual dengan harga Rp 40.000 per kilogram. Bahkan, pemancingan-pemancingan lain pun membutuhkannya. Kebutuhan cacing bagi pemancingan-pemancingan itu sebanyak 5-10 kg per minggu.
Sejak saat itulah pak Adam mulai serius beternak cacing. Apalagi pada Juli 2011 ada permintaan cacing dari Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur. Dia diminta untuk menyuplai cacing bagi kebutuhan pakan indukan ikan sekitar 1 ton per bulan. Usaha cacing Adam pun semakin berkembang. Ketika itu harga cacing sudah naik menjadi Rp 50.000 per kilogram.
Januari 2013, saat kebutuhan cacing terus meningkat,pak Adam mulai mengajak kerabat dan teman-temannya untuk turut serta beternak cacing. Awalnya ternak cacing menjadi barang yang dianggap aneh bagi sebagian orang. Namun, ketika mereka tahu bahwa usaha ini menguntungkan, orang- orang pun mulai tertarik untuk mengikuti jejak pak Adam.

Pada Juli 2013 Adam resmi membuka kelas cacing di rumahnya. Kelas cacing inilah yang kemudian menjadi cikal bakal sekolah cacing yang sekarang diikuti oleh puluhan orang dari sejumlah wilayah setiap minggunya.
”Beternak cacing itu sebenarnya gampang asal kita mau telaten dan serius. Hal yang saya tekankan kepada binaan adalah agar mereka tidak semata-mata beternak cacing, lalu sudah puas dengan keberhasilan menjual cacing,” katanya.
Adam mengatakan, ”Tidak sekadar seperti itu yang saya ajarkan. Saya tekankan kepada mereka bahwa cacing bisa menjadi awal berbagai hal, seperti awal peternakan, perikanan, dan pertanian. Ternak cacing ini harus mendasari peternakan, perikanan, dan pertanian yang ramah bagi alam. Ini demi masa depan kita semua.”
Lewat cara tersebut, pak Adam berusaha mengajarkan bahwa ternak cacing adalah awal untuk usaha yang lebih besar dan berbasis keorganikan. Dia juga mengajarkan bahwa kotoran dan sisa ternak cacing pun bisa dijadikan pupuk kompos untuk menggenjot produksi pertanian (menggantikan pupuk kimia). Cacing pun bisa menjadi pakan sehat bagi ternak ayam atau bebek karena nonkimiawi.
”Intinya, cacing ini hanya fondasi awal. Masyarakat harus punya banyak usaha yang berbasis cacing. Tujuannya, agar secara perlahan kita bisa kembali pada kehidupan yang lebih sehat tanpa bahan-bahan kimia,” kata pak Adam.
”Kita bisa meninggalkan bahan-bahan kimia yang membahayakan tubuh dan alam ini. Semuanya butuh proses, tetapi harus dimulai saat ini juga dan dari diri kita sendiri,” ujar pria yang mendapat penghargaan sebagai aktivis penggiat lingkungan dari Wali Kota Malang pada 2013.
pak Adam sudah memulai upaya kembali ke alam yang sehat bersama sekitar 1.500 binaannya. Dia juga mendirikan Komunitas Pengusaha Pertanian Organik Terpadu (KP2OT) Kota Malang untuk menggencarkan usaha-usaha kembali ke keorganikan.
Upaya pak Adam memperkenalkan cacing pun secara perlahan mengubah perilaku masyarakat setempat untuk hidup bersih dan sehat. Sebab, masyarakat pun tidak lagi membuang sampah organik ke sungai. Sekarang sampah organik disetor kepada para peternak cacing untuk dijadikan pakan cacing.

cara budidaya cacing adalah sebagai berikut:
1. persiapkan lokasi budidaya cacing
dalam suhu15-25 derajat celcius
2.menyiapkan peralatan
*pembibitan cacing, * pemilihan bibit calon indukan, *pemeliharaan bibit indukan, 
3. pemuliabiakan
4.perkawinan/reproduksi
5.pemberian pakan
6.penggantian media 2 minggu sekali
7.proses kelahiran
8. panen cacing






















Jangan lupa tonton video hasil kerja kelompok kami ya !!!! :) :)
https://youtu.be/JyyAIw5jTqU

YANA DWI AFIANTI (14101045)

tugas bp unique activity6.blogger.com

Kamis, 09 Juni 2016

KULIAH TAMUP.HADI KURNIAWAN BP 4


Seorang pebisnis yang bergerak di bidang traveling tentu harus sering melakukan perjalanan wisata. Begitulah prinsip yang dipegang teguh oleh seorang Hadi Kurniawan yang merupakan CEO CV Konsep Global Media, sebuah travel agent yang menggabungkan konsep perjalanan wisata dengan pagelaran kebudayaan. Menurut Hadi, di Indonesia masih belum banyak travel agent yang juga memberikan pertunjukan kebudayaan kepada cutomernya. Peluang bisnis inilah yang coba dikembangkan oleh Hadi melalui travel agent yang didirikannya pada bulan Maret 2014 lalu .
 
         Salah satu usaha yang berkembang di Indonesia dengan pesat adalah menjalankan peluang bisnis travel agent dengan cara online.
Adapun jenis dan ragam jasa yang terkait dengan kegiatan travelling cukup banyak. Dan pilihan peluang bisnis yang dapat anda jalankan juga bervariasi caranya. Beberapa contoh usaha yang bisa dikembangkan diantaranya:
  1. Bisnis tiket pesawat, kereta api dan bus secara online.
  2. Jasa pengurusan visa dan passpor.
  3. Peluang bisnis periklanan terkait dengan pariwisata.
  4. Penjualan kamar hotel.
  5. Tour guide baik secara offline maupun dengan media portal wisata.
  6. Menjual paket wisata (outbound dan inbound tour).
  7. Rental mobil.
  8. Jasa penjualan asuransi pariwisata (travel insurance).
          Menjalankan sebuah bisnis, khususnya yang berkaitan dengan pariwisata tentu harus memiliki passion yang tinggi untuk melakukan perjalanan wisata. Pasalnya, bagaimana seorang CEO yang bergerak di bidang pariwisata bisa mejelaskan kepada customer tentang potensi keindahan pariwisata disuatu tempat jika dirinya belum pernah pergi ke tempat tersebut. Jadi, seorang pebisnis tarvel agent wajib melakukan perjalanan wisata agar tahu potensi wisata apa saja yang bisa ditawarkan kepada customer.
         
         Dia tidak takut akan persaingan yang ada karena para pesaingnya belum tentu memberikan fasilitas yang dimiliki oleh Konsep Indonesia. Konsep Indonesia menyediakan paket tour ke Bali, Lombok, Bandung, dll. Konsep Indonesia ini memberikan harga yang murah dengan pelayanan yang memuaskan selain itu untuk budget Konsep Indonesia  bisa menyesuaikan dengan kantong custumer. Konsep Indonesia juga menawarkan penginapan mulai dari hotel bintang tiga sampai hotel bintang lima untuk setiap paket tour, Konsep Indonesia juga akan menyusunkan jadwal tour anda jadi tidak perlu pusing untuk mengatur jadwal anda sendiri.

     
FUNGSI BISNIS
  1. Memimpin (Leading)
          Tugas seorang manajer adalah agar orang lain bertindak untuk tujuan organisasi. fungsi ini meliputi:
  1.  mengambil keputusan (decision maker);
  2. melakukan komunikasi (communicating);
  3. memberikan motivasi (motivating);
  4. memilih orang-orang (selecting people);
  5. mengembangkan orang lain (developing people) melalui penilaian hasil kinerja, memberikan saran dan pemberian latihan atau training.
  1. Merencanakan (Planning)
          Tugas dan kegiatan utama pencanaan meliputi :
  1.  Forecastingatau meramalkan untuk waktu yang akan datang;
  2. Membuat target dan sasaran (seat goal or targeting);
  3. Programming(membuat acara) membuat rencana urutan kegiatan yang diperlukan untuk pencapaian target;
  4. Schedulling(mengatur urutan waktu pelaksanaan atau time table);
  5. Budgeting(menyusun rencana anggaran biaya);
  6. Membuat Standard Operating Procedure(SOP) tentang pelaksanaan pekerjaan;
  7. Estabilishing and Interpreting Policies(menetapkan dan menafsirkan kebijakan-kebijakan pelaksanaan pekerjaan)
  1. Menyusun (Organizing)
          Kegiatan mengatur dan menghubungkan suatu pekerjaan sehingga dilaksanakan lebih efektif dan
          efisien meliputi:
  1. Design Organization Structure(Desain Struktur Organisasi),
  2. Menentukan job descriptiondari masing-masing jabatan untuk mencapai sararan organisasi;
  3. Delegating Responsibility and Authority(mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang) menetapkan pertangungjawaban untuk hasil yang dicapai;
  4. Estabilishing Relationship (menetapkan hubungan-hubungan yang membedakan antara atasan dan staff);
  5. Mendeskripsikan hal-hal yang dianggap efektif sehubungan dengan pemanfaatan sumber daya manusia guna pencapaian sasaran.
  1. Mengawasi (Controlling)
          Melakukan pengawasan, pengendalian dan pengamatan meliputi:
  1.  Developing Performance Standard(perkembangan pekerjaan);
  2. Measuring Performance(pengukuran hasil pekerjaan); 
  3. Taking Corrective Action(melakukan tindakan perbaikan dan mengoreksi kesalahan)
             

Rabu, 01 Juni 2016

Kunjungan Perusahaan Manufaktur

BP4 TUGAS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DEA CAKE and BAKERY STIE ASIA MLG






 
  Dimulai dari hobi Mulyani Hadiwijaya, owner Dea Cake & Bakery dalam membuat kue. Awalnya kami memulai usaha toko bahan kue “Dea” di pasar Kepanjen pada tahun 2001. owner rutin mengadakan kursus membuat kue agar pelanggan semakin bersemangat untuk membuat kue-kue baru, juga untuk memberikan pelatihan kewirausahaan serta pengetahuan tentang bahan-bahan kue yang digunakan.

    Selain itu intensif menerima pesanan kue yang semakin hari semakin banyak. Kami mengerjakannya di rumah. Sampai akhirnya pada Bulan Januari 2009 kami membuka Dea Cake & Bakery yang pertama di Kepanjen. Sekarang di pertengahan tahun 2014, outlet kami sudah berkembang menjadi 20 outlet yang tersebar di Kepanjen, Gondanglegi, Turen, Dampit, Dinoyo, Sawojajar, Singosari, Tumpang, Batu1, Pakis, Pandaan, Ngunut, Batu2, Pujon, Penarukan, Probolinggo dan Bandulan. Kami mempunyai impian membuka lebih banyak lagi cabang-cabang baru karena ingin membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas dalam rangka mengurangi pengangguran

  •      Motto Dea Cake and Bakery sendiri yaitu  “Rasa Hebat Harga Hemat” yang berarti Dea cake and bakery sangat berkomitmen terhadap kualitas produk, mulai dari pemilihan bahan yang berkualitas dan konsisten, menjadikan rasa cake and bakery yang lezat dan tekstur cake and bakery yang lembut, tentu saja dengan harga yang terjangkau.

  •   Dea cake and Bakery sendiri sudah menyandang Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan dari BADAN POM RI dengan nomor 101014,3507,159 dan selalu diaudit oleh Pemerintah secara berkala. Kami berupaya memberikan produk kami kepada semua kalangan dan dengan harga terjangkau kami berharap semua orang bisa menikmati produk Dea Cake & Bakery.

Sistem Penerimaan Karyawan

1.  Karyawan tetap (staff)

2.  Yang tidak tetap (karyawan pembuat roti, penjaga outlet)

Cara rekruitmen karyawan :

Seleksi administrasi – tes wawancara.

Kalau untuk pembuat cake dan penjaga outlet Seleksi administrasi – tes wawancara – training di Dea cake and bakery pusat ( Kepanjen)

Sistem Penggajian dan Jam Kerja

Melalui transfer.

Karena menurut Dea Bakery yang sekarang sudah berkembang sangat pesat jika tetap melakukan penggajian secara cash akan memperlambat sistem kerja dan waktu kerja yang ada.

 Di Dea Bakery sendiri terdapat 172 karyawan.

Jam operasional Dea cake and bakery terbagi menjadi dua shift. Shift pertama adalah pukul 06.30 sampai dengan 16.00. Shift kedua adalah pukul 10.00 sampai dengan pukul 20.00

Layanan Dea Cake and Bakery

>  Fresh from the oven adalah salah satu layanan prima kami, setiap roti dan cake yang kami produksi kesegarannya selalu terjaga karena di produksi di masing-masing gerai dengan oven berkualitas.

> Fasilitas delivery order atau layanan pesan antar kami juga siap mengirim ke tempat anda, untuk memudahkan anda mensukseskan acara serta memberikan kenyamanan berbelanja roti & cake.

Struktur Organisasi





Job description

1. OUTLET LEADER

          Mengawasi jalannya produksi,mengawasi toko outlet,mengawasi karyawan

2. PRODUKSI

          Mengatur tentang produk-produk apa saja yang akan di produksi. Serta harus mengatur sedemikian rupa agar dapat menekan biaya produksi agar dapat menawarkan produk tersebut dengan harga yang terjangkau kepada para konsumen.

3. OVEN

          Suatu devisi yang memiliki tugas dalam perubahan wujud dari bahan mentah menjadi barang jadi, dengan ini “Dea Bakery” menggunakan oven dalam proses produksinya.

4. PENJUALAN

          Suatu devisi yang berhadapan langsung dengan konsumen, karena devisi penjualan ini harus melayani konsumen dengan ramah dan baik.

Cara Mempromosikan

          Promosi sangat gencar dan rutin dilakukan oleh pemilik perusahaan. Dea cake and bakery selalu memberikan:

  •   promo cashback kepada pelanggan

            hadiah undian dan langsung





PROSES PRODUKSI